Senin, 29 Desember 2008

Solidaritas Untuk Palestina



Kembali Palestina menangis, kembali berdarah dan kembali terluka,setelah Israel The Monkey kembali menyerang Palestina. Beratus-ratus nyawa syahid, dan lagi-lagi dunia hanya bisa diam membisu. Berikut berita yang saya kutip dari www.infopalestina.com."Serangkaian pembantaian baru yang dilakukan oleh pesawat tempur Zionis Israel siang hari ini, Sabtu (27/12) menyebabkan lebih dari 155 orang Palestina gugur syahid. Sementara ada 200 orang lebih menjadi korban luka, puluhan diantaranya dikentarai sebagai luka serius.Kepala ambulans Gaza dan sumber-sumber medis lainnya mengatakan bahwa, hingga berita ini diturunkan, telah tercatat ada lebih 155 orang gugur syahid dan 200 lainnya luka-luka dalam rangkaian serangan udara Zionis Israel yang dilakukan atas Jalur Gaza. Sumber-sumber tadi memperkirakan angka syahid dan korban luka akan bertambah karena masih sangat intensif melakukan serangan udara.Lali apa yang dilakuakan oleh AS yang katanya adalah pelindung dunia?? Mereka hanya diam seakan hilang suara, sakan buta dengan nasib bangsa palestina!Padahaldisana ada ibu yang kehilangan anaknya, ada ayah yang kehilangan anak dan istrinya, ada anak yang menjadi yatim. Darah segar seakan tak henti-hentinya mengalir membasaahi tanah jihad itu betapa tidak..karena hingga saat ini terus berjatuhan. Mengapa mereka hanya diam dan seakan-seakan menmdukung kejahatan Israel?? Hanya satu jawabnya!! Karena AS adalah Negara Yahusi sama dengan Israel!!!
Saudaraku.....apakah kalian tahu bahwa negara yang pertama kali yang yang mengakui kemerdekaan Indonesia adalah Palestina.Namun kini bangsa itu telah berduka gan seakan tidaka akan pernah tersenyum. Itu semua karena mereka hanya ingin mempertahankana aqidahnya, dan semua itu harus ditebus dengan harta, nyawa dan darah suci mereka.Lalu apa yang bisa kita lakukan? Apakah kita hanya bisa menangis dan berpangkutangan?Ingat saudaraku, jika kita masih punya nurani, seyogyanya kita tidak berhenti melawan Israel, walaupun itu hanya dengan sebait sedo'a dan boikot produk-prosuk yahudi. karena setiap rupiah yang kita belanjakan untuk membeli prosuk mereka, adalah peluru yang siap membunuh saudara kita di Palestina. Berikut fatwa haram sari sejumlah ulama tentang produk Yahudi:
Tindak kebiadaban Imperialis Israel di bumi Palestina telah
mendapatkan berbagai respons dari kalangan umat Islam, termasuk
ulama-ulama Islam. Tokoh-tokoh Islam, seperti Syaikh Dr. Muhammad
Sayyid Thanthawi, Syaikhul Azhar, yang selama ini terkesan lentur
dalam setiap pernyataannya, kini lebih tegas lagi akan kemestian
memerangi musuh-musuh Islam, "Apabila kamu tidak mampu memerangi
mereka (musuh-musuh Islam, Israel dan Amerika Serikat) dengan
senjata, maka minimal lawanlah dengan memboikot barang-barang dan
produk-produk mereka."
Banyak tokoh Islam dunia yang mendukung kemestian pemboikotan barang-
barang dan produk-produk Israel dan Amerika, bahkan mengeluarkan
fatwa untuk merespon tindak kejahatan yang mereka lakukan di bumi
Palestina. Mereka adalah Dr. Yusuf Qardhawi, Dr. Abdul Satar
Fathullah Said (Dosen Syariah Universitas Al Azhar), Dr. Naser Farid
Wasil (mantan Mufti Mesir), Dr. Muhammad Imarah (Pemikir Muslim
Dunia), Dr. Abdul Hamid Ghazali (pakar ekonomi dan politik Islam)
dan lain-lain. Berikut ini fatwa yang ditanda tangani tidak kurang
dari 70 ulama Sudan dan negara-negara Islam lainnya, seputar
wajibnya memboikot barang-barang dan produk-produk Imperialis Israel
dan Amerika Serikat.

Fatwa: Wajib Memboikot Barang-barang dan Produk-produk Amerika dan
Israel

Segala puji bagi Allah yang telah mewajibkan hamba-hamba-Nya
memerangi orang-orang kafir dengan jiwa dan hartanya. Allah telah
memberikan kabar gembira kepada mereka kemenangan dan kemuliaan.
Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan
(perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan
menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang
beriman, (Qs. At Taubah, 9: 14).
Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah SAW yang
telah bersabda, "Perangilah orang-orang musyrik itu dengan harta,
jiwa dan lisan kalian." Shalawat dan salam juga semoga tercurah
kepada keluarga dan para sahabatnya.
Wahai kaum muslimin, tak tersembunyi dari kalian apa yang menimpa
umat kita belakangan ini. Konspirasi negara dzalim Amerika dangan
rezim Imperialis Yahudi-Israel telah merampas tanah suci kita,
membantai anak-anak kita di bumi Palestina, mengepung rakyatnya dan
memaklumatkan perang kepada mereka di semua media visual ataupun
audio lewat legalitas internasional yang mereka klaim.
Oleh karena itu, wajib bagi umat Islam tampil berperan utnuk
menghadapi persoalan umat ini dengan menggunakan berbagai sarana
yang mungkin, terutama aksi pemboikotan barang-barang dan produk-
produk Amerika dan Israel. Hal demikian itu didasarkan pada:
"Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu
orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari
negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa
menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang
zalim." (Qs. Al Mumtahanah, 60: 9)
Kedua, persetujuan Rasulullah SAW. pada Tsumamah ketika dia berkata
kepada orang-orang Quraisy,
"Demi Allah, tidak akan sampai kepada kalian sebiji gandum pun
sehingga Rasulullah SAW. mengizinkannya
Ketiga, Allah SWT. berfirman, "Dan (bagi) orang-orang yang apabila
mereka diperlakukan dengan zalim mereka membela diri. (Qs. Asy
Syura, 42: 39). Kita semua tahu bahwa Amerika telah banyak berbuat
kedzaliman dan mengembargo negeri-negeri Islam dan kaum muslimin,
teriakan dan tangisan anak-anak, rintihan orang-orang sakit, ratapan
para wanita dan ribuan mayat yang tewas tidak bisa mengetuk
nuraninya.
Keempat, konsensus para ulama' yang mengharamkan pemberian manfaat
buat orang-orang kafir harbi (yang memerangi umat Islam).
Menyatakan, haram hukumnya bagi setiap Muslim membeli barang-barang
dan produk-produk Amerika Serikat dan Israel, baik berupa produk-
produk minuman, gas bumi dan sejenisnya, produk-produk makanan,
pakaian, elektronik dan sebagainya. Barang siapa yang melakukan
transaksi berarti membela dan menolong orang-orang kafir, membantu
mereka mendzalimi saudara-saudaranya kaum muslimin; dia telah
melakukan kesalahan dan dosa besar.
Sebelum dan sesudahnya kami ucapkan alhamdulillah, shalawat dan
salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita, Muhammad SAW,
keluarga dan para sahabatnya.
Yang menandatangani fatwa ini adalah:
1. Syaikh Muhammad Fadhil Al Taqlawi, mantan Ketua Jamaah
Anshar As Sunnah Al Muhamadiyah, Sudan.
2. Syaikh Ahmad Muhammad Ali Al Thuraifi, Ketua Dewan Fatwa dan
Kajian di Universitas Al Quranul Karim
3. Syaikh Ahmad Dr. Muhammad Utsman Shalih, Direktur
Universitas Islam Umdarman dan Sekjen Majlis Ulama Sudan.
4. Syaikh Prof. Dr. Ahmad Ali Al Arzaq, Wakil Direktur
Universitas Islam Umdarman Sudan.
5. Syaikh Ash Shadiq Abdullah Abdul Majid, Muraqib Am Al Ikhwan
Al Muslimin, Sudan.
6. Syaikh Dr. Ismail Al Beliy, Ketua Majlis Ulama Sudan.
7. Syaikh Prof. Dr. Al Khadhar Abdul Rahim, Dekan Fakultas
Ushuludin Universitas Islam Umdarman.
8. Syaikh Prof. Hasan Hamid, Wakil Ketua Dewan Fatwa dan Kajian
Universitas Al Quranul Karim
9. Syaikh Dr. Al Hibr Yusuf Nur Al Daim, Ketua Dewan Pengajaran
Majlis Nasional Sudan.
10. Syaikh Jalaludin Al Murad, Ketua Malis Tinggi Dakwah, Haji dan
Wakaf Sudan
11. Syaikh Kamal Utsman Rizq, Khatib Masjid Jami' Agung Qurthum.
12. Mr. Muhammad Ibrahim Muhammad, Wakil Sekjen Majlis Ulama' Sudan.
13. Syaikh Prof. Dr. Abbas Mahjub, Direktur Pusat Universitas Al
Quranul Karim untuk Cabang Puteri.
14. Syaikh Al Amin Al Haj Muhammad, Dosen Universitas Internasional
Afrika.
15. Dr. Suad Al Fatih, Anggota Majlis Nasional Sudan
16. Syaikh Abdul Rahim Abul Ghaits, Direktur Institut Al Quranul
Karim di Umdarman.
17. Syaikh Dr. Al Qurasyi Abdul Rahim, mantan Dekan Fakultas
Syariah Universitas Al Quranul Karim.
18. Syaikh Sulaiman Utsman Abu Naro, Amir Jamaah Al Ikhwan Al
Muslimin, Sudan.
19. Syaikh Abdul Khalil Al Nadzir Al Karuri, Ketua Jam'iyah Al
Ishlah wal Musawah Sudan.
20. Dr. Fathimah Abdul Rahman, Dosen Universitas Al Quranul Karim.
21. Syaikh Dr. Kamal Abid, Direktur Islamic Center Afrika
22. Syaikh Dr. Ismail Hanaafi, Dekan Fakultas Syariah Universitas
Internasional Afrika
23. Syaikh Husain Asyisy, Khathib masjid Al Firdaus di Umdarman
24. Syaikh Muhammad Al Amin Ismail, Khathib Masjid Al Fath di
Shafahah
25. Syaikh Dr. Abdullah Az Zubair, Dosen Universitas Al Quranul
Karim
26. Syaikh Dr. Mubarak Rahmah, mantan Dekan Fakultas Ushuludin
Universitas Islam Umdarman
27. Syaikh Prof. Dr. Muhammad Abdul Ghafar, Dosen Universitas
Qurthum
28. Syaikh Dr. Sa'ad Ahmad Sa'ad, Sekjen Badan Penyantun Penerapan
Syariat Islam, Sudan.
29. Syaikh Muhammad Hasan Thanun, Ketua Dewan Pengurus Jam'iyah
Anshar
30. Dr. Umar Yusuf Hamzah, Dosen Universitas Islam Umdarman
31. Syaikh Hamad Al Fadini, Ketua Urusan Aqidah dan Dakwah
32. Syaikh Muhammad Abdul Karim, Khathib Masjid Majma' Islami di
Jerif Barat
33. Syaikh Musa'identivikasi Basyir Ali, Khathib Masjid Agung Umdaum
34. Syaikh Dr. Ala'uddin Az Zuki, Dosen Universitas Qurthum
35. Syaikh Dr. Abdullah Abdul Hay, Ketua Urusan Kemahasiswaan
Universitas Al Quranul Karim
36. Syaikh Dr. Abdul Hay Yusuf, Ketua Jurusan Peradaban Islam
Universitas Qurthum
37. Syaikh Dr. Umar Abdul Ma'ruf Ali, Universitas Islam Umdarman
38. Syaikh Dr. Al Abid Muadz, Dekan Fakultas Syariah Universitas Al
Quranul Karim
39. Syaikh Mudatsir Ahmad Ismail, Khathib Masjid Al Arqam di Al Haj
Yusuf
40. Syaikh Dr. Yusuf Al Kudah, Dosen Universitas El Nilain
41. Syaikh Dr. Shalih Al Taum, Dosen Universitas Qurthum
42. Syaikh Al Abid Abdul Wahab, Dosen Universitas Qurthum
43. Syaikh Ibrahim Al Dharir, Anggota Dewan Fatwa dan Kajian
Universitas Al Quranul Karim
44. Syaikh Dr. Ali Ulwan, Dekan Fakultas Syariah Universitas
Nasional Al Ribath
45. Syaikh Ahmad Hasan Muhammad, Ketua Jurusan Komunikasi
Universitas Internasional Afrika
46. Syaikh Dr. Mahmud Sulaiman Jadin, Dosen Universitas Al Quranul
Karim
47. Syaikh Fadhlullah Ibrahim Thaha, Dosen Universitas Al Quranul
Karim
48. Syaikh Akin Mawil, Anggota Majlis Ulama' Sudan
49. Syaikh Dr. Adil Thahir, Universitas Islam Umdarman
50. Syaikh Amad Bakri Abu Hiras, Da'i
51. Syaikh Nazar Muhammad Utsman, Ketua Dewan Penasehat
52. Syaikh Dr. Izzuddin Ibrahim, Dekan Fakultas Syariah Universitas
Al Quranul Karim Cabang Juba
53. Syaikh Utsman Abdul Razaq, Perintis Majlis Ulama' Sudan
54. Syaikh Ibrahim Al Arzaq, Universitas Islam Umdarman
55. Syaikh Dr. Ahmad Shadiq Basyir, Dosen Universitas Al Quranul
Karim
56. Syaikh Jamal Thahir Hasan, Khathib Masjid Banet Timur
57. Syaikh Athiyah Muhammad Hasan, Anggota Majlis Ulama' Sudan
58. Syaikh Khalid Ramadhan, Khathib Masjid Al Mustaghfirin
59. Syaikh Umar Abdul Qadir, Televisi Qurthum
60. Syaikh Daf'ullah Muhammad Hasan, Imam dan Khathib Masjid Al
Dzakirin di Riyadh
61. Syaikh Yahya Abdullah, Imam dan Khathib Masjid Al Mansyiyah
62. Syaikh Muhammad Sayid Haj, Imam dan Khathib Masjid ats Tsaurah
63. Syaikh Dr. Ibrahim Ali Muhammad, Universitas Islam Umdarman
64. Syaikh Bakri Mikyal, Khathib Masjid Mikyal
65. Syaikh Abdul Ilah Muhammad Ahmad Namr, Da'i
66. Syaikh As'ad Abdul Karim, Imam dan Khathib Masjid Majma' Al
Furqan
67. Syaikh Dr. Adil Aliyullah, Universitas Islam Umdarman
68. Syaikh Taj Thalab, Imam dan Khathib Masjid Boretzudan
69. Syaikh Dr. utsman Ali Hasan, Dosen Fakultas Syariah Universitas
Katar
70. Syaikh Ali Aba Shalih, Imam dan Khathib Masjid Muraba' Wahid di
Haj Yusuf.
Berikut daftar produk Yahudi yang haram di konsumsi:
Restoran:

KFC
Arbys
McDonalds
McBurger
Pizza Hut
Chilies
Hardees
Paridies
Pizza Little Sitzer
Jack in the Box
A&W
Kantez
Baskin Robbins
Wimpy
Dominos Pizza
Texas
Slizer

Produsen Makanan & Minuman AS:

Minuman:
- Pepsi dan anak perusahaannya: Mirinda dan 7up
- Coca-Cola dan anak perusahannya (Anda kalau membaca tulisan Cola-
cola dari belakang botol, akan tertulis: no Muhammad, no Mecca):
Sprite dan Fanta

Produk Hanes and Crystal: Mayonnaise, Kecap
California Garden and Warner & Lambert
T-Shirt, Sepatu: Semua baju dan sepatu merk Nike (pernah tertulis
kata "Allah" dalam sebuah produknya), Adidas, Kate dan Calvin Klein

Peralatan Listrik : Power, Union Air, Clifinitour , Admiral,
Harmony, Alaska, Duncan, Motorola, Alcatel.

Baterei: Everydy, Energizer dan Doorsill

Mobil: Ford, Chrysler, Hammer, Chevrolet, Puck

Dan Semua produk General Electric

Perusahaan-Perusahaan AS yang mendanai Zionisme Internasional:

A & M FOODS
A & W BRANDS
A. CAMACHO, INC .
A. ZEREGA'S SONS
A. PANZA & SONS
A.E. STALEY MANUFACTURING COMPANY
A.J. ALTMAN
A.L. BAZZINI CO
A ARHUS, INC
ABBA AB BEIJER COMPANY
ABCO LABORATORIES
ABEL & SCHAFER
ABELES & HEYMANN
ABRAHAM'S NATURAL FOOD
ACCRU PAC GROUP
ACE BAKING CO .
ACIME SMOKED FISH CORP
ADAMS VEG. OILS
ADAM MILLING
ADRIENNE'S GOURMET FOODS
ADVANCED SPICE & TRADING
AG PROCESSING
AGRO FOODS
AIR PRODUCTS & CHEMICALS,INC
AJINOMOTO, U.S.A
AK PHARMA, INC
AKZO & PACIFIC OLEOCHEMICALS
ALBERTO-CULVER COMPANY
ALBRIGHT & WILSON CO .
ALCAN FOIL PRODUCTS
ALEX FRIES & BROS .
ALGOOD FOOD COMPANY
ALL STAR FOODS
ALLE PROCESSING
LLEN FOOD PRODUCTS
ALLFRESH FOOD PRODUCTS
ALLIED CUSTOM GYPSUM COMPANY
ALLIED FOOD DISTRIBUTORS
ALLTECH
ALEO FARMS
ALTA DENA
· ALUMAX FOILS
Bahan-bahan Kimia dan pembersih:

1. PT. Procter and Gamble (memproduksi: Oloiez, Pampers, Ferry,
Downy, Ariel, Tide, Head and Shoulder, Pantene, Camay, Zeset, Mack
Factor, Carmen)

2. PT. Johnson & Johnson (memproduksi: Shower to Shower, Cream
Johnson…)

3. Nectar

4. Avon

5. Revlon

6. Gardena

7. Pasta gigi Corset

Alat Tulis: Bulpen merk Shiver, Parker dan Hear

Bank Amerika: Bank America International, American Express, Bank of
America, Bank of New York
Lain-lain: Rokok AS seperti: Marlboro, Kant, Janstown, Lark, Merit,
Gold Cost, Carlton, LM, More.

Para ulama' tersebut adalah:

1. Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Ulama dan Cendekiawan Muslim kondang di
seluruh dunia. Kini tinggal di Doha, Qatar.

2. Syeikh Salman bin Fahd Al Audah, ulama' kharismatik dari Arab
Saudi

3. Syeikh Muhammad Saed Ramadhan al Buthi, ulama' kharismatik
tinggal di Suriah

4. Syeikh Abdullah al Jibrin, ulama' Arab Saudi dan anggota
Persatuan Ulama Besar Arab Saudi

5. DR. Hammam Saed dan DR. Muhammad Abu Faris, Intelektual Muslim
tinggal Amman, Yordania.

6. DR. Naser Farid Wasil, Mufti Mesir

7. Fatwa Majelis Ulama Sudan

8. Fatwa Majelis Ulama Palestina

1 komentar:

  1. News from Sweden.
    The Best mohammed T-shirt art is from Sweden. Watch and read the info at,
    http://www.mohammedt-shirt.com
    Please don´t translate read in English.

    BalasHapus

Tinggalkan komentar anda disini:

Hidup itu simpel aja..yang penting muda taqwa, tua bahagia, end kalo mati langsung ke surga!!GUAMPANGKAN............!!!